SAKRAMEN BAPTIS

Tujuh Sakramen dalam Gereja Katolik

1. Sakramen Baptis ( penuangan dgn air )

2. Sakramen Krisma ( pengurapan dgn minyak )

3. Sakramen Ekaristi (konsekrasi roti & anggur )

4. Sakramen Tobat ( dosa yang diakukan, absulusi)

5. Sakramen Pengurapan orang sakit (pengurapan dgn minyak)

6. Sakramen Imamat (penumpangan tangan )

7. Sakramen Pernikahan (mempelai, janji pernikahan )

Sakramen Baptis

• Sakramen Pembaptisan (Mat 28:19, Yoh 3:5) adalah sakramen pertama yang kita terima.

• Umat beriman wajib menerima Pembaptisan sebelum menerima sakramen-sakramen yang lain.

• Pembaptisan mengampuni dosa asal, semua dosa pribadi, serta mengalirkan rahmat pengudusan ke dalam jiwa (Yeh 36:25-26, Kis 2:38, 22:16, 1Kor 6:11, Gal 3:26-27).

• Pembaptisan menganugerahkan jasa-jasa wafat Kristus di salib ke dalam jiwa kita, serta membersihkan kita dari dosa.

• Pembaptisan menjadikan kita anak-anak Allah, saudara-saudara Kristus, dan kanisah Roh Kudus.

• Pembaptisan hanya diterimakan satu kali untuk selamanya namun meninggalkan meterai rohani yang tidak dapat dihapuskan.

 

Bagaimana orang dapat menjadi anggota Gereja Katolik?

• Dibaptis Baik ketika masih anak anak / Bayi atau Sudah Dewasa. atau

• Diterima dalam Gereja Katolik ( yg sudah dibaptis dalam denominasi Gereja lain)

 

Mengapa harus melalui pembaptisan?

• Sakramen Baptis menjadi pintu gerbang bagi sakramen-sakramen lainnya “Baptis, gerbang sakramen-sakramen.” (KHK kan. 849)

• Orang dapat menerima sakramen-sakramen lainnya, yang disediakan oleh gereja Katolik, kalau orang tersebut sudah menerima sakramen Baptis terlebih dulu,.

• Sakramen Baptis menjadi syarat mutlak untuk menyambut sakramen ¬ sakramen lainnya secara sah.

• Kan 842 Par. 1 “Orang yang belum dibaptis tidak dapat diizinkan menerima sakramen-sakramen lain dengan sah.”

 

Dasar pembaptisan

• Peristiwa pembaptisan Yohanes Pembaptis, yang dilakukan dengan cara mencelupkan atau menenggelamkan orang di Sungai Yordan.

• Perutusan yang di¬berikan Yesus kepada para murid-Nya, setelah kebangkitan, untuk pergi dan membaptis orang “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptiskanlah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.” (Mat 28:19-20)

 

Arti menerima sakramen baptis

• Kita di¬masukkan ke dalam paguyuban umat beriman Katolik, yang disebut Gereja, dengan segala hak dan kewajibannya;

• Kita dibebaskan dari dosa dan dilahirkan kembali menjadi anak-anak Allah;

• Kita diharapkan meninggalkan dunia yang lama atau cara hidup yang lama untuk hidup dalam dunia yang baru dan cara hidup yang baru;

• Kita menerima dan mengenakan Kristus dalam hidupnya sehari-hari yang akan mengatasi aneka perbedaan suku, status sosial, jenis kelamin, dan sebagainya, seperti dikatakan Santo Paulus “Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.” (Gal 3:28)

• Gereja Katolik mengajarkan bahwa hanya ada satu pembaptisan, yaitu pembaptisan dengan air, yang dilakukan dengan cara men¬curahkan air di atas dahi.

• Pembaptisan dengan air ini dipahami dan diimani sebagai tanda atau meterai rohani yang tak terhapuskan.

• Dalam sakramen Baptis,

• pencurahan air,

• Pengurapan minyak Krisma sebagai tanda pengurapan Roh Kudus. dimaksudkan agar orang yang dibaptis tersebut dikuduskan dan sekaligus diperkenankan untuk mengambil bagian dalam tugas imamat, kenabian, Raja

 

Siapa yang boleh dibaptis

• Semua orang yang belum dibaptis

• Orang yang tidak terkena

• Belum dibaptis oleh gereja Kristen.

• kanak-kanak maupun orang dewasa.

 

Siapa yang boleh membaptis

• Dalam keadaan normal dapat diterimakan oleh Uskup, Imam, dan Diakon Tertahbis.

• Sedangkan dalam keadaan darurat, entah dikarenakan usia jompo atau sakit keras, dapat diterimakan oleh seluruh umat beriman Katolik yang sudah dibaptis.

 

Bagaimana cara membaptis

• Penerimaan sakramen Baptis ini dilaksanakan dengan cara mencurahkan air tiga kali di dahi, sambil mengucapkan kata-kata “ …….. ( nama calon baptis) AKU MEMBAPTIS ENGKAU ATAS NAMA BAPA DAN PUTRA DAN ROH KUDUS.”

 

 



Leave a Reply